Dari sisi handicap, banyak lembaga membuka awal di 2,5 gol, dengan water level untuk over terkonsentrasi di kisaran rendah 0,71 hingga 0,83, yang menunjukkan adanya niat antisipasi. Memasuki jendela menjelang laga, garis handicap mengalami kenaikan serempak, sebagian besar lembaga menaikkan dari 2,5 gol ke 2,5/3 gol. Setelah naik, water level over tidak justru melonjak, malah stabil di kisaran menengah ke bawah 0,88 hingga 0,96. Yang lebih patut diperhatikan, pada sebagian perusahaan yang tetap bertahan di garis 2,5 gol, water level over terus ditekan dari 0,71 pada pembukaan menjadi sangat rendah di 0,64 hingga 0,67. Kombinasi antara kenaikan garis tanpa kenaikan water level dan water level sangat rendah pada garis tipis muncul bersamaan, menandakan bahwa pihak bandar secara aktif menurunkan risiko pembayaran untuk arah over.
Dari sisi fundamental, tim tuan rumah musim ini mencatat tingkat over hingga 80 persen dalam 10 laga liga, gaya bermainnya cukup terbuka, rata-rata kebobolan mencapai 2 gol per pertandingan, dan celah di lini pertahanan sangat jelas. Tim tamu dalam 10 laga terakhir memiliki tingkat over 50 persen, sementara dalam 5 laga tandang, 3 di antaranya menghasilkan total gol lebih dari 2,5 gol. Dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim, 6 pertandingan menembus total gol di atas 2,5 gol, dan saat saling berhadapan, gol biasanya tidak pernah menjadi masalah. Striker utama tuan rumah, Fezaj, absen karena cedera, tetapi sistem serangan tim secara keseluruhan masih utuh. Arah over layak untuk diikuti.