Dengar ya, kawan-kawan, untuk perebutan posisi puncak Grup H ini, saya bilang handicap Spanyol -1 layak banget untuk tembus.
Pertama, soal kekuatan Spanyol, itu memang bukan omong kosong, mate. Ranking dunia nomor dua, dalam 10 laga terakhir mereka mencatat 6 menang dan 4 imbang tanpa kalah, rata-rata mencetak 2,3 gol dan hanya kebobolan 0,4 gol per pertandingan. Di kedua sisi, serangan dan pertahanan mereka sama-sama kelas atas. Sistem penguasaan bola 4-3-3 racikan De la Fuente sudah sangat matang, dengan rata-rata ball possession mendekati 70%, sekitar 20 tembakan per laga, dan tingkat konversi tembakan mencapai 14%. Setiap 7 tembakan, mereka bisa mencetak satu gol. Efisiensi seperti ini, percaya nggak?
Lihat juga Uruguay, tim asuhan Bielsa ini, kelihatannya penguasaan bolanya tinggi, tapi sebenarnya efisiensi serangannya rendah banget. Dua laga pertama mereka menghasilkan 27 tembakan tapi hanya 3 yang tepat sasaran, dan dalam 5 laga terakhir rata-rata babak pertama cuma 0,2 gol. Start mereka lambat banget. Núñez memang garang di level klub, tapi begitu membela tim nasional langsung tumpul, penyelesaian akhirnya benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Selain itu, lini belakang mereka juga biasa saja dalam menahan tekanan; rata-rata setiap 8,4 tembakan yang diterima, mereka kebobolan satu gol. Ketemu Spanyol yang serangannya bisa datang dari banyak sisi, rasanya sulit sekali untuk bertahan.
Ada satu lagi: Uruguay wajib menang untuk lolos, jadi pasti harus maju menyerang. Begitu mereka naik menekan, ruang kosong di belakang jadi besar, dan serangan balik Spanyol sangat mematikan. Jangan lupa, sekarang kontribusi gol dari serangan balik Spanyol sudah mencapai 30%, mereka bukan lagi tim yang cuma mengandalkan penguasaan bola di area sempit seperti dulu. Saat Lamine Yamal tancap gas di sisi sayap, dua bek sayap Uruguay itu jelas bakal kesulitan mengejar.
Tentu saja, risikonya tetap ada. Spanyol sudah memastikan lolos lebih dulu, jadi mungkin akan merotasi beberapa pemain inti, dan efisiensi mereka dalam membongkar pertahanan juga kadang naik-turun; buktinya di laga pertama melawan Cape Verde mereka melepaskan 27 tembakan tapi tidak mencetak gol. Namun kalau melihat selisih kualitas kedua tim, kecocokan taktik, dan motivasi pertandingan, saya menilai peluang Spanyol menang dengan selisih dua gol atau lebih lebih tinggi.