Laga fase grup Piala Dunia putaran kedua ini, pergerakan handicap menunjukkan sinyal yang tidak bisa diabaikan, dan arah Uzbekistan untuk memenangkan handicap layak menjadi perhatian utama.
Mari bedah dulu tren handicap-nya. Pada tahap awal, banyak bandar memasang Portugal sebagai tim yang memberi handicap satu setengah/gol dua, dengan water level tuan rumah berada di kisaran menengah-rendah 0,79 hingga 0,95, sementara water level tim tamu berada di level tinggi 0,87 hingga 1,05. Menjelang laga, handicap mengalami kenaikan serentak, mayoritas bandar menaikkan dari satu setengah/gol dua menjadi dua gol/dua setengah gol. Menurut logika umum, kenaikan handicap berarti keyakinan bandar terhadap kemenangan besar Portugal semakin kuat, yang seharusnya diiringi penurunan lebih lanjut pada water level tuan rumah. Namun, perubahan water level yang terjadi justru bertolak belakang dengan logika tersebut. Setelah handicap naik, water level tuan rumah bukan turun, malah melonjak tajam dari kisaran awal 0,79 hingga 0,95 ke level tinggi 0,93 hingga 1,03. Di sejumlah bandar, water level tuan rumah bahkan naik dari 0,83 ke 0,98, sebuah kenaikan yang sangat mencolok. Sementara itu, water level tim tamu justru ditekan dari 1,05 pada tahap awal menjadi 0,83 hingga 0,96. Kenaikan handicap yang disertai kenaikan water level tuan rumah dan penurunan water level tim tamu menunjukkan bahwa bandar sebenarnya tidak benar-benar yakin Portugal akan menang besar, melainkan sedang menggunakan handicap dalam yang disertai water tinggi untuk menarik dana mengalir ke sisi atas.
Dari sisi fundamental, ada juga alasan yang mendukung. Portugal pada laga pertama hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo. Meski dominan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan, mereka kesulitan membobol gawang lawan. Pemain-pemain kunci seperti Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes tampil biasa saja, dengan rating rata-rata pascalaga hanya 6,42. Uzbekistan pada laga pertama memang kalah 1-3 dari Kolombia, tetapi mereka menunjukkan kemampuan duel yang cukup baik serta ancaman serangan balik yang berbahaya saat menghadapi kekuatan Amerika Selatan tersebut. Pada putaran kedua fase grup Piala Dunia, Portugal wajib berjuang habis-habisan untuk memastikan kendali lolos, tetapi efektivitas dalam membongkar pertahanan masih patut diragukan. Dengan perlindungan handicap dua setengah gol yang diberikan kepada Uzbekistan, menjaga margin tetap layak diharapkan.