Dengan memadukan kekuatan skuad, kecocokan taktik, dan motivasi pertandingan, handicap Kanada -1,5 gol pada laga ini memiliki nilai referensi tertentu.
Dari sisi kekuatan nyata, kesenjangannya cukup jelas: total nilai skuad Kanada mencapai 127 juta euro, menempati peringkat ke-47 FIFA, dengan sistem serangan dari sayap yang dipimpin oleh Alphonso Davies sudah matang, dan pada fase kualifikasi Piala Dunia mereka rata-rata mencetak 2,1 gol per laga, sehingga keunggulan kecepatan dan fisik di lini serang sangat menonjol; sementara total nilai skuad Qatar hanya 28 juta euro, berada di peringkat ke-63 FIFA, para pemainnya banyak yang berlaga di liga domestik, dan pengalaman menghadapi pertandingan besar masih kurang. Pada laga pembuka melawan Swiss, mereka hanya melepaskan 3 tembakan sepanjang pertandingan, sehingga lini serang nyaris tidak mampu menghadirkan ancaman yang efektif.
Dari sisi pertarungan taktik, Qatar mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik, tetapi kecepatan berputar lini belakang mereka tergolong lambat, tepat sasaran untuk dieksploitasi oleh kecepatan serangan sayap Kanada; sistem pressing tinggi Kanada mampu terus menekan distribusi bola dari lini belakang lawan dan menciptakan banyak peluang serangan kedua. Qatar sudah mengerahkan seluruh tenaga pada laga pertama, dan cadangan fisik mereka di laga kedua semakin menurun, sehingga sulit menopang pertahanan berintensitas tinggi sepanjang pertandingan.
Secara keseluruhan, peluang Kanada menang dengan selisih 2 gol atau lebih tidak kecil. Ini hanya sebagai referensi taktis umum, karena pertandingan sepak bola selalu memiliki variabel ketidakpastian.