Spanyol menang 2-1 atas Belgia dalam laga perempat final Piala Dunia FIFA yang mendebarkan, sekaligus kembali ke semifinal Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Tim ini akan menghadapi Prancis pada Selasa depan untuk memperebutkan satu tempat di final. Usai pertandingan, pelatih kepala Spanyol Luis de la Fuente berbicara dalam sebuah wawancara dengan DAZN dan memuji penampilan luar biasa timnya. “Kami harus mempertahankan level ini di Piala Dunia. Kami harus menyadari betapa sulitnya memenangi laga-laga seperti ini dan memberi tim kami kredit yang memang layak mereka dapatkan,” ujarnya.

Meriño: Opsi yang Dapat Diandalkan
Meriño kembali menjadi pahlawan Spanyol dengan mencetak gol kemenangan setelah masuk dari bangku cadangan. Luis de la Fuente memuji gelandang Arsenal itu, menyebutnya sebagai pengubah permainan yang bisa diandalkan. “Ini luar biasa. Meriño memiliki kualitas yang luar biasa; dia adalah pemain yang mampu bersinar di tim nasional mana pun dan klub mana pun,” kata de la Fuente. “Dia sangat cocok dengan filosofi taktik dan gaya bermain kami. Kami beruntung memiliki pemain seperti dia, terutama Meriño. Kami tahu dia akan selalu tampil ketika tim membutuhkannya.”
Prancis: Ujian Berat di Semifinal
De la Fuente mengakui bahwa lawan mereka di semifinal, Prancis, termasuk salah satu tim terbaik di Piala Dunia ini. Meski tantangan yang dihadapi sangat besar, ia menegaskan bahwa Spanyol telah meraih kepercayaan diri untuk bersaing. “Tentu saja, kami sepenuhnya yakin bisa mengalahkan Prancis, dan keyakinan itu masuk akal serta beralasan,” tegasnya. Pelatih asal La Rioja itu melontarkan peringatan kepada Prancis sambil menyoroti kekuatan Spanyol. “Saya pikir mereka juga akan sama khawatirnya terhadap kami,” tambahnya, sebelum menutup dengan: “Dua tim hebat akan saling berhadapan.”
De la Fuente juga mengutip statistik kunci untuk mendukung kredensial timnya. “Ini bukan kebetulan. Kami adalah satu-satunya tim di dunia yang mampu mengalahkan Prancis dua kali berturut-turut, dan kami telah melakukannya,” ujarnya, sambil menegaskan bahwa laga semifinal mendatang melawan Prancis akan sangat berbeda dari pertemuan sebelumnya.




