Setelah secara terbuka mendesak untuk hengkang dari Atletico Madrid selama Piala Dunia, Julian Alvarez kini kembali berlatih bersama tim, namun Atletico Madrid tetap teguh pada pendiriannya: mereka tidak akan menjualnya. Reporter Atletico Madrid, Pedro Fullana, membicarakan hari pertama Alvarez kembali ke klub di radio Cadena SER.

Sang jurnalis menyatakan bahwa semuanya saat ini berjalan sesuai rencana Atletico Madrid. Julian Alvarez tiba di tempat latihan tepat waktu untuk tes kebugaran sebelum menuju gym untuk latihan khusus guna mempersiapkan sesi latihan bersama tim.
Pedro Fullana juga membagikan sudut pandang ruang ganti tentang Julian Alvarez. Rekan-rekan setimnya menerima saga transfer ini dengan tenang dan berusaha menciptakan lingkungan latihan yang positif agar Alvarez merasa santai, tenang, dan nyaman.
Jika Alvarez tetap di klub, seluruh skuad Atletico Madrid siap mendukungnya sepenuhnya di lapangan, membantunya mencapai performa terbaik dan menikmati sepak bolanya di Atletico Madrid. Semua orang mengakui dia adalah pemain kunci dan akan melakukan yang terbaik untuk mendukungnya di lapangan.
Oleh karena itu, rekan-rekan setimnya juga percaya bahwa tindakan paling bijak bagi Alvarez adalah menghadapi ucapannya yang tidak pantas sebelumnya, mengakui kesalahannya, dan membuat permintaan maaf secara publik, sebelum membalikkan keadaan dengan penampilannya di lapangan.
Singkatnya, tidak ada dendam di dalam ruang ganti Atletico Madrid, dan semua orang bersedia memberikan dukungan kepada Alvarez. Namun, secara publik, rekan-rekan setimnya menyadari saga tersebut bermula dari komentar sang pemain sendiri dan menganggap permintaan maaf sukarela sebagai solusi terbaik.
Tampaknya hasil akhirnya akan mengharuskan Julian Alvarez untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Saat ini, Atletico Madrid sama sekali tidak berniat membuka negosiasi dengan Barcelona, sehingga Alvarez tetap bertahan di Atletico Madrid untuk musim baru adalah satu-satunya hasil yang mungkin.




