João Pedro telah masuk dalam radar Barcelona, dan ini bukanlah langkah impulsif. Sebaliknya, penyerang Chelsea ini, bersama Julian Alvarez, membentuk daftar pendek dua pemain yang difavoritkan oleh Deco untuk memperkuat posisi No.9 klub selama jendela transfer mendatang.

Barcelona sedang mencari penyerang tengah kelas dunia yang produktif yang mampu mengisi peran yang saat ini ditempati oleh Robert Lewandowski. Untuk mencapai tujuan ini, klub mengakui perlunya investasi yang substansial—tidak hanya untuk menunjukkan pemulihan keuangannya, tetapi juga untuk mengirimkan sinyal yang jelas ke pasar dan menegaskan kembali statusnya sebagai kekuatan elit dalam sepak bola dunia.
Beberapa bulan lalu, Hansi Flick dan Deco secara bersama-sama menguraikan prototipe pemain No.9 yang ideal dalam sistem sepak bola standar tinggi Barcelona saat ini. Di luar kemampuan penyelesaian akhir yang luar biasa, kualitas lain dianggap penting: mobilitas, permainan kombinasi (link-up play), pemahaman permainan yang komprehensif, dan yang tak kalah penting, rasa hormat terhadap hierarki yang sudah ada di dalam skuad.
Lamine Yamal berfungsi sebagai batu penjuru rencana masa depan Barcelona. Setiap pemain baru, khususnya pemain menyerang, harus menerima bahwa mereka bergabung untuk melayani kepentingan kolektif alih-alih menciptakan konflik internal. Filosofi ini sangat kontras dengan peristiwa baru-baru ini seputar Kylian Mbappé di Real Madrid.
Dalam beberapa bulan terakhir, João Pedro telah masuk dalam daftar pendek bersama Alvarez. Ia adalah satu dari sedikit pemain yang mempertahankan performa konsisten di tengah kekacauan Chelsea baru-baru ini. Sejak bergabung dari Brighton & Hove Albion selama Piala Dunia Antarklub, ia telah beradaptasi dengan cepat ke dalam tim dan memberikan dampak langsung.
Ia melakukan debutnya di turnamen itu dan memainkan peran krusial dalam kampanye peraih gelar tanpa memerlukan periode adaptasi apa pun. Terutama, ia mencetak gol melawan Paris Saint-Germain asuhan Luis Enrique di final—sisi PSG yang berada di puncak performa, setelah baru saja mengklaim trofi Liga Champions pertama mereka.
Deco telah bekerja secara diam-diam dan hati-hati pada rencana transfer ini. Ia telah menyadari kemampuan pemain tersebut sejak hari-hari awalnya di Premier League dan telah memujinya. Selain itu, Deco telah memantau langsung pemain tersebut selama beberapa kunjungan ke Inggris. Klub sangat yakin bahwa ia memiliki "DNA Barcelona" dan semua atribut yang diperlukan untuk benar-benar berkembang di Camp Nou, di mana ia diharapkan mencapai ketinggian atletik dan komersial yang lebih besar daripada yang dapat ditawarkan Chelsea.
Klub telah menjalin kontak dengan perwakilan pemain asal Brasil tersebut, yang akan mewakili Seleção di bawah asuhan Carlo Ancelotti pada Piala Dunia mendatang. Barcelona telah menyatakan ketertarikan transfernya kepada tim agennya, dan beberapa pertemuan telah berlangsung antara kedua pihak selama 45 hari terakhir.
Sang pemain tetap fokus sepenuhnya pada fase akhir musim Chelsea yang menantang. Namun, terlepas dari kontribusinya yang signifikan, ia belum mampu membalikkan keadaan bagi tim yang tidak konsisten tersebut. Setelah menderita kekalahan keenam berturut-turut, Chelsea telah tersingkir dari Liga Champions musim depan. Ia sekarang menyalurkan seluruh energinya ke final Piala FA melawan Manchester City.
Statistik menyerang João Pedro sangat mengesankan: ia telah mencetak 20 gol sejauh musim ini (15 di Premier League, mencetak rekor pribadi baru dalam satu musim) dan memberikan 9 assist. Kampanye ini telah melihatnya membuat kemajuan luar biasa baik dalam kemampuan penyelesaian akhir maupun pemahaman taktis permainan.
Di usia yang baru 24 tahun, ia masih dalam fase pengembangan berkelanjutan dengan ruang yang sangat luas untuk berkembang, jauh dari mencapai potensi penuhnya. Kariernya sedang dalam lintasan yang menanjak. Dalam hal ini, karakteristiknya berbeda secara signifikan dari karakteristik Alvarez, yang sudah menjadi penyerang tengah mapan dengan fondasi karier yang solid dan pemenang Piala Dunia bersama Argentina.
Keunggulan utama bagi João Pedro dalam proses seleksi akhir adalah biaya transfernya diperkirakan lebih rendah daripada Alvarez. Harga jualnya diproyeksikan berada di kisaran antara €80 juta hingga €100 juta. Sebaliknya, Atlético Madrid kemungkinan akan mematok harga Alvarez di angka €150 juta dan tidak akan mempertimbangkan untuk menjualnya kurang dari €100 juta.




